GADIS MUSIM HUJAN
Diposting oleh: beranda cerita - Jumat, 25 Mei 2012
Saat daun-daun kering berserakan
Saat itulah remuk menyeru
Aku tak lagi mengingat
Tentang harapan warna-warni cerah
Akan putihnya melati, atau merahnya mawar
Akan hijaunya daun dan lembutnya awan
Saat Gadis musim hujan menyirami
Saat itulah seluruh rapuh menguat
Aku tak lagi berharap
Akan bunga kemarau yang menantang
Akan kelopak-kelopak orangenya
Yang mendahagakan jiwa
Biarkan rindu yang datang
Biarkan sesak yang ada
Menyeruak dia antara tumpukan ranting pohon
Yang terkelupas kulitnya
karena gadis musim hujan akan datang
saat yang tertinggal hanya kekeringan berkerak tanah
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar